SHARING: SANG ALKEMIS
"Yang membuat hidup ini menarik adalah kemungkinan untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan." - Santiago
☀️☀️
Identitas Buku
Judul: The Alchemist (Sang Alkemis)
Penulis: Paulo Coelho
Alih bahasa: Tanti Lesmana
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2005
Tebal: 224 halaman
Blurb
Setiap beberapa puluh tahun, muncul sebuah buku yang mengubah hidup para pembacanya selamanya. Novel Paulo Coelho yang memikat ini telah memberikan inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia. Kisah yang sangat sederhana, namun menyimpan kebijaksanaan penuh makna, tentang anak gembala bernama Santiago yang berkelana dari rumahnya di Spanyol ke padang pasir Mesir untuk mencari harta karun terpendam di Piramida-Piramida. Di perjalanan dia bertemu seorang perempuan Gipsi, seorang lelaki yang mengaku dirinya Raja, dan seorang alkemis—semuanya menunjukkan jalan kepada Santiago untuk menuju harta karunnya.
Tak ada yang tahu isi harta karun itu, atau apakah Santiago akan berhasil mengatasi rintangan-rintangan sepanjang jalan. Namun perjalanan yang semula bertujuan untuk menemukan harta duniawi berubah menjadi penemuan harta di dalam diri.
Kaya, menggugah, dan sangat manusiawi, kisah Santiago menunjukkan kekuatan mimpi-mimpi dan pentingnya mendengarkan suara hati kita.
☀️☀️
Sekilas Tentang Buku Ini
Santiago memilih jalannya menjadi pengembala domba dan hidup berkelana. Ia telah menjelajah seluruh padang rumput di Andalusia untuk memberi makan ternaknya. Setiap sudut kota itu sudah menjadi teman akrab baginya. Awalnya, si anak gembala diperintahkan menjadi pastor oleh orang tuanya di salah satu gereja, namun ia memilih jalannya sendiri. Bermodal restu orang tua, dirinya mulai meniti setiap jengkal tanah para gembala. Perjalanan hidupnya layaknya gembala biasa, menuntun domba mencari makanan dan air, menjual wol dari domba yang dipelihara, singgah di gereja-gereja, juga sesekali menyempatkan membaca buku yang ia dapatkan di toko-toko yang ia singgahi.
Suatu malam ia bermimpi aneh, tentang harta karun yang ada di Piramida-Piramida nun jauh di sana. Mimpi itu datang berulang, membuat si anak penasaran akan maknanya. Lalu, ia datang menemui seorang perempuan Gipsi yang bisa menafsirkan mimpi. Di hari yang lain, ia juga bertemu seseorang yang mengaku dirinya Raja. Kehidupan Santiago berubah setelahnya.
"Kalau kau menginginkan sesuatu, seisi jagat raya akan bekerja sama membantumu memperolehnya." - Melkisedek, Raja Salem
Si anak gembala akhirnya menjual domba miliknya, meniti jalan ke bagian Afrika, lalu ikut rombongan yang melintasi gurun sahara menuju Mesir. Perjalanannya tak mudah. Sebelum itu, ia sempat tertipu oleh orang Tangier yang meraup seluruh uang hasil penjualan dombanya. Hingga ia harus bekerja selama hampir satu tahun di sebuah toko kristal sembari mempelajari bahasa Arab. Di pertengahan, si anak sempat goyah, namun ia kembali teringat perkataan Sang Raja akan mimpi-mimpi dan takdir. Dan keputusan itu mutlak, ia kembali melangkah menuju Piramida-Piramida di mimpinya.
Banyak hal yang ia pelajari dari alam, dari kehidupan, dan dari orang-orang yang ditemuinya di sepanjang jalan. Ia belajar tentang Jiwa Dunia, pertanda-pertanda dari semesta, serta hal-hal baru dari buku yang dibawa kenalannya. Perjalanannya masih panjang, dan ia tetap maju menuju tujuan.
Apakah Santiago berhasil menemukan hartanya? Silahkan temukan sendiri jawaban itu dengan membacanya. Sebuah akhir cerita yang benar-benar mengejutkan. Siapa yang akan menduga akan seperti itu jadinya?
Namun, terlepas dari ia berhasil atau tidak, bagi saya yang terpenting adalah 'proses' dalam menemukan harta yang ia mimpikan itu. Sungguh kau akan terkesima dengan setiap detail kejadian dan percakapan dalam karya ini.
☀️☀️
Pengalaman Membaca
Membaca Sang Alkemis membuat saya merasa jatuh cinta sekali lagi pada buku. Kisah-kisah yang menggugah disampaikan dalam bahasa yang ringan dan mudah dipahami, tidak seperti kebanyakan buku terjemahan yang pernah saya temui.
Pasalnya, sebelumnya bertemu buku ini... saya mengalami reading slump cukup lama: sepuluh bulan. Selama kurun waktu itu, saya mencoba menyelami berbagai buku, tapi tidak ada yang bisa selesai. Terkadang saya kesal, tapi kemudian saya mencoba berpikir positif "bahwa setiap pembaca buku mungkin pernah mengalami hal serupa". Dan ya, saya hanya membeli dan mengoleksi buku tanpa membacanya. Tapi kemudian di Desember ini, saya akhirnya mengakhiri masa 'jenuh' itu karena buku yang tidak terlalu tebal ini.
Ritme membaca saya cukup lama, hampir sebulan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karena kesibukan. Akan tetapi, meski berjeda dan cukup lambat, saya tetap menikmati suguhan sang penulis. Tidak lupa alur karena berkesan, tidak bosan karena isinya menarik, dan tidak terburu-buru karena banyak yang harus dimaknai.
Ketika membaca kalimat demi kalimat dalam Sang Alkemis, rasanya tubuh saya terlempar jauh ke setiap sudut yang dilalui si anak gembala. Jiwa dan pikiran saya seperti ikut berkelana dan belajar dari mata sang tokoh utama. Pengalaman membaca yang benar-benar membuat saya terkesima dan tersenyum bahagia. Penulis berhasil mengikutsertakan saya dalam petualangan yang penuh misteri dan pengalaman.
Selama berada dalam dunia Santiago, saya terus bertanya-tanya apakah harta yang dimaksud adalah harta yang sesungguhnya atau 'harta' dalam bentuk lain. Rasanya saya ingin membalikkan lembar terakhir untuk mengintip ending karena terlalu penasaran. Namun, perjalanan si anak gembala tidak kalah menarik dari harta.
Setiap kata memberi makna pada diri saya. Pembelajaran tentang kehidupan dengan segala sisinya. Pantas saja buku ini mendapat predikat karya Paulo paling fenomenal. Setiap pembaca benar-benar harus menyelami karya ini.
Lalu, karena karya ini, saya kemudian menelusuri seluruh karya Paulo Coelho dan berniat menambahnya dalam daftar koleksi buku milik saya. Satu buku berhasil membuat saya tersihir.
Tidak ada karya yang sempurna, namun bagi saya buku ini sudah cukup luar biasa. Tidak ada kekurangan yang benar-benar bermakna. Saya menikmati setiap sudut buku ini dengan terbuka.
☀️
"Saat orang mengambil keputusan, berarti dia menceburkan diri dalam arus deras yang akan membawanya ke tempat-tempat yang tak pernah dibayangkannya ketika dia pertama-tama mengambil keputusan tersebut."
🐪
"Kita takut kehilangan apa yang kita miliki, entah itu hidup kita, harta benda kita, ataupun tanah kita. Tapi rasa takut itu menguap begitu kita memahami bahwa kisah-kisah hidup kita dan sejarah dunia ini ditulis oleh tangan yang sama."
- Sang Pemandu Unta
🐪
"Setiap orang punya cara masing-masing untuk mempelajari sesuatu. Cara dia tidak sama dengan caraku, begitu pula sebaliknya. Tapi kami berdua sama-sama sedang mencari takdir kami, dan aku menghormatinya untuk itu." - Santiago
🐪
"Kau harus mengerti, cinta tak pernah menghalangi orang mengejar takdirnya. Kalau dia melepaskan impiannya, itu karena cintanya bukan cinta sejati... bukan cinta yang berbicara Bahasa Dunia."
- Sang Alkemis
☀️
Niat saya untuk mengulas setiap buku yang saya baca dimulai hari ini. Ulasan panjang tentang berbagai hal yang ingin saya sampaikan; meski (mungkin) hanya fokus pada pengalaman membaca. Saya senang karena karya pertama yang saya tulis adalah tentang Sang Alkemis yang legendaris.
Saya berharap kita terus jatuh cinta pada buku, pada hal-hal yang kita baca, dan pada orang-orang yang memiliki tujuan yang sama. Dengan buku, mari menjelajahi dunia lebih jauh.

Posting Komentar