HI, ROOMMATE!

(chat pertama)
 

May 17, 2022

Jejak digital yang menyisakan chat yang sedikit canggung, haha. Itu kali pertama bertemu dan mengobrol dengannya. Bahkan kami pernah menjadi teman sekamar, tapi hanya beberapa jam saja.

Waktu itu, kami bertemu saat Technical Center (TC) pertama dari kabupaten Lombok Barat untuk persiapan MTQ Provinsi. Hotel Puri indah menjadi saksi bisu dimulainya tulisan ini, eaaa🤣

Kegiatan TC dilakukan selama 3 hari 2 malam di Hotel Puri Indah Mataram. Pelatihan yang dilakukan dari pagi sampai malam untuk persiapan lomba ke tingkat provinsi. Maka dari itu, kami diharuskan menginap selama kegiatan berlangsung. Ini adalah TC pertama untuk para peserta yang mewakili kafilah Lombok Barat. TC pembukaan sekaligus perjumpaan pertama seluruh peserta yang lolos ke tingkat provinsi.

Jika sebagian besar peserta diantar oleh keluarga, aku hanya datang sendiri tanpa diantar siapapun (sudah biasa sendiri :") dan hanya mengenal satu orang saja dari banyaknya peserta kafilah Lombok Barat. Pun aku mengenalnya karena kami pernah di satu kafilah (lembar) saat seleksi tingkat kabupaten. Tetapi, waktu itu temanku datang menyusul karena ada kesibukan lain, jadilah aku benar-benar sendiri. Saat sampai di tempat registrasi, aku ditanya mau sekamar dengan siapa oleh official yang bertugas. Aku tentu saja menyebutkan nama temanku itu. Namun, ternyata ada seseorang yang sudah menyebutkan dia lebih dulu untuk menjadi teman kamarnya, dan aku bingung harus memilih siapa karena tidak ada yang kukenal. Akhirnya aku hanya diminta menunggu sampai ditemukan teman kamar. Ya, satu kamar harus dua orang.

Tidak lama setelah aku menunggu, ada seseorang yang datang dengan diantar oleh ayahnya. Dia teman sekamar yang dipilihkan panitia. Aku sih tidak masalah mau sama siapa aja.

Skip.

***

Hi, ROOMMATE!

Akhirnya kami resmi berkenalan setelah sampai kamar. Sedikit tidak aku tahu bahwa dia lebih muda beberapa tahun dariku. Aku tahu dia juga tinggal di pondok dan ikut cabang lomba Hifzil Qur'an. Tidak sesulit itu untuk menyesuaikan diri dengannya karena kami satu frekuensi. Tapi, hanya beberapa jam kami satu kamar, akhirnya aku harus pindah (tukeran) dengan yang satu cabang lomba dengan dia supaya latihan kami lebih gampang. Mau gak mau, kami ROOMMATE gagal, haha. Sejak saat itu, TC kedua, lomba provinsi, TC persiapan ke nasional, dan bahkan saat di Kalimantan pun, kami tidak pernah satu kamar. Benar-benar ROOMMATE gagal🤣👊

Meski begitu, bukan berarti kami tidak saling cari. Justru kami sering main ke kamar masing-masing entah untuk jemput makan, istirahat setelah pelatihan, atau hanya sekadar uring-uringan. Beberapa jam di awal sudah cukup untuk membuat kami menyelaraskan frekuensi. Sampai detik ini.

Dia yang aku tahu suka membaca.

Dia yang aku tahu sangat bawel.

Dia yang aku tahu sangat ceria.

Dia yang aku tahu sangat aktif.

Dia yang aku tahu suka Njan🙃

Dia yang aku tahu pecinta fiksi.

Dia yang terlihat tidak canggung dengan orang baru.

Kami, ekstrovert gang.

Itulah alasan mengapa kami bisa sangat cepat akrab.

(Hotel Puri Indah: Ini pas aku main ke kamarnya,
awalnya kamar kami tapi aku harus pindah)

(Sarapan ala-ala di pinggir kolam, haha)


(Wisma Tambora BPSDM Mataram, NTB:
Ini pas dia main ke kamarku sekalian bantuin bawa barang yang banyak, wkwk. Pas itu baru pulang ujian proposal langsung ke sini TC)


(Aston Banua Hotel & convention:

Hari H aku lomba, dan dia besoknya)



(Banjarmasin: Ini pas city tour di depan patung Bekantan sebelum naik kapal susur sungai)


Berawal dari teman sekamar yang hanya beberapa jam, sering turun makan bareng, apa-apa bareng, jadi makin dekat. Meskipun masih banyak hal yang belum kami saling tahu.

Itu hanya sekilas kisah pertemuanku dengannya. Aku tidak akan membahas terlalu banyak. Bukan momentnya untuk mengisahkan itu. Lain kali saja!

***

Hari ini, 9 Februari 2023, saat aku menulis tulisan ini, bertepatan dengan ulangtahun adikku, Wonie✨

Dan lusa, 11 Februari 2023 ulangtahun adikku yang satu ini, bertepatan dengan ulangtahun Dino-ku🥳

Di tanggal 9, tulisan ini hanya sebuah draf, dan aku kembali lagi untuk memperbaikinya hari ini.


February 11, 2023




Agak ngerepotin, agak maksa, agak rusuh, emang agak lain anaknya😌

***


Dear, Salwa Salsabila

Adikku yang TIDAK aku sayangi😌

Hi, apa kabar?

Jangan halu mulu (ucap seseorang yang tiap hari kerjaannya halu).

Selamat mengulang 11 Februari untuk yang ke... (ke berapa ya? Kok aku lupa)😌👊 Itung sendiri dah ya!

Selamat ulangtahun bocilku.

Semoga panjang umur dan sehat selalu. Di mana pun dan kapan pun itu, kuharap kebahagiaan selalu menyertaimu. Semoga hal-hal baik selalu mengiringi langkahmu. My best wish and prayer is always for you.

Terimakasih sudah menjadi adik dan teman yang baik meski kadang sedikit menyebalkan, haha. Terimakasih karena selalu setia menjadi PG dadakanku, kkkkk. Terimakasih sudah selalu sedia mendengarkan cuit-cuitan tentang Yoongi-ku meskipun terpaksa, wkwk.

Aku gabisa nulis banyak-banyak kata romantis. Kamu cukup tahu kalau aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Terus bertumbuh menjadi perempuan hebat dan luar biasa. Terus tumbuh menjadi perempuan tangguh di tengah kerasnya kehidupan. Terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik versi dirimu. Jangan terlalu memikirkan banyak hal yang tidak penting. Mari tidak terlalu keras terhadap diri sendiri.

Apapun yang kamu inginkan, semoga satu persatu akan menjumpaimu. Semoga mimpi-mimpimu segera terwujud. Asalkan kita terus berusaha, hasilnya tidak akan mengecewakan.

Semangat murojaah, semangat berbenah, semangat untuk semua hal yang butuh semangat, betah-betah di pondok. Kapan-kapan kalau aku sempat, aku main ke sana lagi. Jaga kesehatan. Jaga makan. Jangan terlalu sering begadang (meskipun aku juga sering)😌👊

***

Jika bukan karena MTQ, mungkin kami tidak akan pernah bertemu. Jika saja dulu aku lolos lewat Lombok Tengah, mungkin kami tidak akan pernah saling kenal. Jika saja dulu kami tidak pernah satu kamar (meski hanya beberapa jam), mungkin kami tidak akan pernah sedekat ini. Maka, itulah yang aku sebut takdir. Takdir yang mengagumkan.

Jika dulu masih ada alasan TC untuk bertemu, maka semoga MTQ berikutnya bisa mengulang moment itu. Untuk saat ini, aku hanya bisa mampir sesekali ke pondoknya (jika tidak sibuk). Tak apa, kita masih bisa saling bertukar kabar di akhir pekan.


WELCOME TO THE NEW CHAPTER OF LIFE.

HAPPY LEVEL UP!🥳




Much Love

Kakakmu yang cantik dan baik hati