Katanya, Februari adalah bulan penuh cinta.
Maka, aku akan mendedikasikan cintaku untuknya.
💜💜
Bentar, napas dulu. Ini banyak banget dah kesayangan-kesayanganku yang ultah bulan Februari. Kan aku kehabisan kata-kata jadinya😌
Sayap kiri butterfly-ku, Lee Geonu (2 Februari)
Adikku nomor sekian, Kang Taehyun (5 Februari)
Adik gingsul ganteng, Nakakita Yuma (7 Februari)
Kucing kecilku, Yang Jungwon (9 Februari)
Adik Pacarku, Lee Chan a.k.a Dino-ku (11 Februari)
Adikku paling gengsi, Salwa Salsabila (11 Februari)
Maknae dimple, Hirota Riki a.k.a Maki (17 Februari)
Abang sunshine, Jung Hoseok (18 Februari)
Temen pacarku, Lee Seokmin a.k.a DK (18 Februari)
Temen pacarku, Hansol Vernon Chwe (18 Februari)
Adikku paling berisik, Lenny (23 Februari)
Adikku paling banyak tingkah, Lenda (25 Februari)
Dan juga kakakku tersayang, Nissa (25 Februari)
Sebenarnya ada satu lagi, tapi karena 29 Februari sangat langka, jadi dia numpang di Maret (kasian)😌
Numpang curhat ygy 🤸♀️
💎💎
Aku tidak akan menceritakan tentang bagaimana pertemuan kami sebelumnya, karena dia sudah mewakili itu dalam tulisannya baru-baru ini. Epiphany: Story & Review👇
https://nissahazul.blogspot.com/2023/02/epiphany-story-review.html?m=1#more
Hairunnisa Zulkifli, kakakku yang berharga. Aku biasa memanggilnya Kanisa. Tapi, aku rename kontaknya dengan 'Kanisseokjin' sebab dia bucin abangku Seokjin garis keras.
Dipertemukan oleh takdir dengan perantara Bangtan. Jika bukan karena kami sama-sama mencintai mereka (7 bujang luar biasa), mungkin kami tidak akan pernah bertemu.
Didekatkan oleh literasi dengan perantara Faya. Jika bukan karena Faya yang sering menceritakanku kepadanya dan menceritakannya padaku, mungkin kami tidak akan pernah sedekat ini.
Benang-benang takdir terurai satu per satu dan mulai mencari satu sama lain. Berujung pada sebuah simpul yang kusebut 'pertemuan'.
My short story telling!
(Namanya di kontakku)
(Namaku di kontaknya)
Ini kirimin dulu pas baru awal kenal,
emoticon Jin dihapus dong. "Jin punyaku, katanya"
Xixi, sesederhana nama kontak. Namun, terkadang hal-hal sederhana seperti itulah yang membuat kita semakin dekat dengan seseorang. Benar, bukan?
Bentar, baru nyadar kalau kita resmi kenalan di bulan Juni, bulan yang penuh roller coaster. Bulan anniversary ke-9 Bangtan dan Comeback Proof yang bikin bahagia, juga bulan saat kita diajakin dinner lalu... (sensor). Konten sensitif yang dapat menyebabkan tumpahnya air mata🙃
Jika Kanisa ARMY tahun 2019 Era Boy With Luv, maka aku ARMY tahun 2021 Era Permission To Dance. Tak jarang, bahkan hampir setiap hari membicarakan bias. Tiada hari tanpa me-review cowo-cowo kipop. Selain Bangtan, kami juga jatuh cinta dengan HYBE BOYS yang lain. Seventeen untuk Kanisa dan Enhypen untukku. Kami saling mengirimi foto bias, saling mengingatkan jika ada member yang live, saling bercerita tentang bias lintas group, dan saling berbagi banyak hal tentang dunia fangirling ini.
(Bangtan kami tercinta)
(Ini masa-masa awal aku kenalan dengan Seventeen. Sekarang sudah bisa tebak biasku di SVT, bukan?
Ya, itu dia di wallpaper chat dengan Kanisa)
Kanisa juga terlebih dahulu menggeluti literasi daripada aku. Jika dia terjun tahun 2018, maka aku tahun 2020. Namun, dia pernah hiatus nulis selama dua tahun dan 2022 kemarin mulai aktif lagi. Sesekali kami membuat konten literasi bersama atau sekadar saling sambung tulisan di Group Chat. Dia sudah menyelesaikan novel di Wattpad namun aku belum membacanya sampai sekarang, haha. Kapan-kapan deh minta link buat baca.
Karena sama-sama suka dengan dunia tulis menulis, kami akhirnya memutuskan untuk membuat project bersama. Ini karya kami yang juga akan terbit di bulan penuh cinta ini, YOU NEVER WALK ALONE.
(Cover YNWA terinsipirasi dari MV Spring Day)
🧡🧡
Kanisa, cekgu IPS (ngajar di SMP) yang pas kuliah jurusan Sejarah tapi pas SMA jurusan IPA (agak menyimpang dari jalur ya, bund). Semangat terus ngajarnya. Semangat menghadapi anak-anak dengan karakter yang berbeda-beda. Belajar jadi Ibu sebelum menjadi Ibu, hehe. Aku nyusul menjadi cekgu secepatnya. Ya, kami sama-sama mengambil jurusan pendidikan. Dia Pendidikan Sejarah dan aku Pendidikan Matematika.
Hari ini, Kanisa menginjak usia 25 tahun. Dan bulan depan, aku menginjak usia 23 tahun. Jarak usia kami hanya terpaut dua tahun saja. Meski begitu, ada banyak persamaan di antara kami. Termasuk selera cowok yang direpresentasikan dengan bias. Dari begitu banyak pilihan, selera kami ketemu di Seokjin, S.coups, Jeonghan, dan sekarang Fuma. Meski ultimate kami berbeda. Aku bisa melihat beberapa kesamaan yang lain antara kami, salah satunya adalah sangat mudah terharu untuk hal-hal sederhana. Bahkan kami bisa menangis sesengguka karena melihat pedagang tua yang berkeliling menjajakan jualannya. Namun, jika berkaitan dengan diri sendiri, justru kami bodo amat. Jika banyak orang yang memberikan komentar negatif, kami justru tidak peduli. Tapi, jika berkaitan dengan orang lain, rasa-rasanya kami ingin menghajarnya. Haha.
🍊🍊
Februari untuk Nissa~
Selamat ulangtahun Kanisa-ku.
Kanisa, kakakku yang sangat dewasa. Dia bisa diajak mendiskusikan banyak hal, bisa memberikan saran jika diminta, pun bisa menjadi pendengar yang baik. Aku banyak belajar darinya. Tentang bagaimana dia menyelesaikan masalah. Tentang bagaimana dia menyikapi sesuatu. Tentang bagaimana dia menjadi penenang. Tentang bagaimana dia menyatukan pikiran orang-orang. Tentang bagaimana dia menjadi penengah. Tentang bagaimana dia menjadi sosok teman, sosok sahabat, sosok kakak untuk adiknya. Tentang bagaimana dia menghargai hal-hal kecil dalam hidupnya. Banyak hal yang dia tunjukkan secara tidak langsung. Dia tahu dan paham bagaimana memposisikan dirinya.
Bahkan, aku belajar cara mengungkapkan sesuatu yang panjang seperti ini darinya. Tentang mengabadikan momen-momen indah untuk orang tersayang melalui blog seperti ini.
Kanisa, kakakku yang luar biasa. Dia bisa dengan detail mendeskripsikan seseorang setelah bersama. Aku pernah membaca tulisannya untuk anak-anak AWL (ARMY WITH LUV, GC ARMY yang dia buat satu tahun lalu dan aku bergabung tahun ini). Sebenarnya aku sudah tahu GC itu ada sejak dulu, bahkan sebelum menjadi AWL. Ya, aku sudah mengenal Kanisa sejak lama melalui cerita Faya. Entah dulu ataupun sekarang, dia tetap manusia hangat yang aku kenal.
Dia mendeskripsikan dengan jelas 47 member tersebut satu per satu. Hanya dengan membacanya, sedikit tidak kita bisa mengenal bagaimana mereka saat berinteraksi. Sungguh effort yang luar biasa menurutku. Tulisan yang sangat panjang itu dia hadiahkan untuk orang-orang berharga dalam hidupnya, member AWL. Tulisan untuk 1st anniversary. Sungguh aku bisa merasakan begitu banyak cinta di sana. Di tengah kesibukannya menjadi guru dan berbagai hal yang dilakukan di rumah, dia menyempatkan diri untuk menulis tulisan manis itu. Wah! Saat aku membaca tulisannya, aku hanya bisa bergumam, "bagaimana bisa dia menulis sedetail ini?" Karena aku termasuk orang yang sedikit sulit mendeskripsikan orang lain.
Kanisa, kakakku yang hangat dan penuh cinta. Dia tak segan-segan memberikan semua cinta yang ia punya untuk orang-orang yang memang berhak menerimanya. Dia biasanya mengungkapkan itu melalui tulisan-tulisan panjang. Dan aku suka bagaimana cara dia mengekspresikannya. Aku termasuk pembaca setia tulisannya, bahkan sejak dulu. Kepribadiannya mirip sekali dengan abangku, Seokjin.
Kanisa, kakakku yang manis. Si dimple girls bucin Kim Seokjin dan Yoon Jeonghan. Yang sama-sama suka ngereog karena bias, apalagi pas foto Seokjin di pantai saat debut tato persahabatan, haha (tau dong yang mana)👀
Kanisa, kakakku yang sederhana. Si cantik yang suka healing dengan melihat-lihat feed Namjoon dan Hao. Tak heran, postingan-postingan estetik dan cantik itu memang sungguh indah dan menyegarkan mata. Tapi kenapa Namu hapus feed-nya, ya? Positif thinking mau perbaiki feed IG kayak Jekey😭🙌
Kanisa, kakakku yang baik. Jangan terlalu insecure. Kamu berharga lebih dari yang kamu kira. Jika ada yang membuatmu tidak percaya diri, coba sejenak merenung dan lihatlah betapa hebatnya kamu. Betapa banyak hati yang sudah kamu temani selama ini. Betapa banyak suara yang sudah kamu dengarkan selama ini. Dan betapa banyak pelukan yang sudah kamu ulurkan selama ini. Pokoknya kalau ada yang macam-macam, sini kasih tahu aku biar aku tonjok mukanya 😌👊
Kanisa, kakakku yang kuat. Aku tahu pasti kamu begitu terlatih menghadapi kehidupan ini. Tapi, sebagai adik yang juga belajar sedikit tentang bertahan, kuharap kamu tidak terlalu memaksakan diri. Tidak apa-apa untuk menjadi lemah dan menangis atas apa yang terjadi. Kita hanya manusia biasa yang pasti akan melewati itu semua. Meski aku tahu kamu sangat paham bagaimana menghadapi situasi, tapi aku tetap ingin mengatakan ini. Tidak apa-apa. Tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja. Tidak apa-apa sesekali kita lemah. Setelah itu, setelah hujan yang deras, pelangi yang cantik akan muncul kembali. Gwenchana~
😽🐹
Mungkin ini tak seberapa, tapi aku menulis ini dengan tulus. Semoga cinta yang kutuangkan dalam tulisan ini bisa sedikit menjangkaumu.
Terimakasih sudah menjadi kakak yang berharga untukku. Menjadi seseorang yang bisa aku cari saat aku butuh didengarkan. Menjadi kehangatan saat aku butuh pelukan. Menjadi sandaran saat aku butuh dikuatkan. Aku bersyukur bahwa Tuhan mempertemukan kita dengan cara yang manis. Kumohon tetap bersamaku sampai waktu yang tidak bisa kita deskripsikan.
Terimakasih sudah menjadi sosok yang baik dan hangat untuk semua orang. Terimakasih sudah menjadi orang yang peduli dan penuh kasih sayang. Terimakasih untuk semua hal yang pernah kusaksikan dengan mataku.
Selamat ulangtahun Kanisa-ku~
Aku mencintaimu, dulu, sekarang, dan nanti.
Semoga hal baik selalu menyertai langkahmu♡
💜💜
Btw, aku punya satu pertanyaan!
Ini gimana? Sudah terjawab belum?🤣
Aku sama Yoongi udah "like bias like Fangirl", belum?
Seokjin dan Yoongi~
Cinta kami yang berharga.
Sedewasa apapun Yoongi, ia juga butuh Seokjin yang mengambil peran 'seorang kakak' untuknya. Begitu juga sedewasa apapun Ida, ia juga butuh Kanisa untuk diajak bicara. Happy Birthday Kanisa-ku. Hearteu hearteu!
"Bertemu denganmu terasa seperti sebuah drama
yang dibuat oleh alam semesta."
-BTS: Heartbeat-
Your distant sister
-Yoonida-
Posting Komentar