TAK KENAL MAKA KENALAN


Hallo...

Assalamu'alaikum :)

Apa kabar readers? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja. Ingat, jaga kesehatan dan stay at home ya...

Mari kita sama-sama langitkan harapan dan do'a terbaik, semoga bumi kita lekas membaik, amiin paling tulus.

Hal yang perlu kita lakukan dalam menghadapi situasi seperti ini adalah dengan tetap berpikir positif dan tentu saja terus berkarya. Gak mau dong waktunya terbuang sia-sia begitu saja. Percayalah bahwa pandemi ini adalah salah satu bentuk ujian dari Tuhan guna menguatkan kita semua.

Okay, pada kesempatan kali ini aku akan memperkenalkan blog ku. 

Tepat pada tanggal 4 November 2020 yang lalu aku mulai membuat blog ini dengan postingan pertama sebuah puisi berjudul "Lepaskanlah" sebagai pembuka. Blog ini adalah wadah untukku belajar mengembangkan skill menulis dan sebagai sarana berbagi ilmu meski pun hanya sedikit. Berbagai jenis tulisan akan aku bagikan disini seperti puisi, opini, sharing pengalaman dan lain sebagainya.

Aku punya prinsip begini: خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”

Mari pergunakan sisa usia kita untuk terus menebar manfaat, berbagi ilmu dan berbagi kebaikan. Semoga setiap jalan yang kita tempuh di ridhoi oleh-Nya.

Kenapa harus membuat blog?

Seperti tujuan utama sebagai sarana berbagi maka perlu hal-hal pendukung lainnya yaitu mengembangkan skill menulis. Dengan semakin berkembangnya kemampuan otomatis tingkat kualitas tulisan pun akan berkembang. Tentu aku sangat ingin berbagi tulisan-tulisan yang berkualitas kepada kalian. Untuk mengembangkan kemampuan butuh latihan keras, pembiasaan dan juga konsisten. Nah dengan adanya blog ini akan men-challenge diriku untuk terus menulis sampai bisa konsisten. Siap, dapat ya?

Apapun yang kita inginkan, mulailah dengan langkah-langkah kecil, sedikit demi sedikit. Dengan langkah kecil namun konsisten akan membawa kita sampai pada tujuan yang kita mimpikan. Tak perlu dipungkiri, aku juga memiliki mimpi menjadi seorang penulis. Salah satu langkah yang aku ambil adalah dengan membuat blog ini. Kapan-kapan kita sharing perjalananku di dunia literasi yah...

Kenapa nama blog nya SHIKI FUJIN?

Penasaran gak? Kalau gak penasaran aku gak lanjut nih, hehe... Just Kidding:)

Meskipun readers gak penasaran aku akan tetap menjawabnya, biar lebih kenal dong. 

"Tak kenal maka kenalan".

Jadi...

Sebentar, disini ada yang suka nonton Naruto gak? Hayoo ngaku...

Lah, lah... kok bahas Naruto sih, apa hubungannya dengan blog ini? Gitu gak dalam pikiran readers?

Biar gak makin penasaran, yang suka nonton Naruto pasti tahu istilah "Shiki Fujin". Yups, Shiki Fujin berarti "Segel Dewa Kematian", sebuah jutsu (baca: jurus) yang digunakan Minato (Ayah Naruto) ketika menyegel Kyuubi ke dalam tubuh anaknya Naruto. 

Oke kita lanjut, back to topic. Seperti maknanya "segel" bertujuan untuk menahan sesuatu. Kembali ke konsep ilmu, bahwa supaya ilmu itu tidak hilang maka perlu diikat. bagaimana caranya? Jawabannya, dengan tulisan. Ilmu itu tak cukup dihafalkan, karena seperti yang kita tahu sifat manusia adalah "lupa". Pernah dengar ungkapan ini:

"Tinta yang kabur lebih baik daripada ingatan yang tajam".

Ungkapan ini menunjukkan betapa pentingnya mengikat ilmu. Tulisan yang sudah dibuat akan bertahan meskipun pemiliknya sudah meninggal sekalipun.

Ali bin Abi Thalib RA berkata:

"Ikatlah ilmu dengan menuliskannya"

Gimana terjawab gak hubungan antara penamaan blog ini dengan anime Naruto?

Ketika membuat blog ini aku sempat kebingungan memberikan nama, tapi kebetulan baru kelar nonton Naruto lagi jadinya iseng-iseng ambil istilah disana. Memang benar, banyak jutsu penyegel di anime Naruto tapi Shiki Fujin terdengar lebih bagus menurutku sehingga aku menamai blog ku dengan ini. Segel Dewa Kematian juga merupakan segel yang sangat kuat dan hanya bisa digunakan oleh ninja dengan kemampuan tinggi. Haha begitulah latar belakang terciptanya blog ku dengan nama "Shiki Fujin". Sebuah filososi ala-ala aku hehe...

Mohon dukungannya ya...

Semoga bermanfaat...

Jangan lupa kasih komentar, kritik dan saran sangat aku butuhkan.

Kalau mau sharing lebih jauh juga bisa mengunjungi sosial mediaku:

Facebook: Ida Royani

Instagram: @idaaroyanii_

Terimakasih sudah menyisihkan waktunya untuk membaca postinganku.

Sampai jumpa :)

Salam Literasi Sampai Mati