SO SHOW ME! I'LL SHOW YOU!
Setiap tulisan memiliki nyawanya
Setiap sajak memiliki tujuannya
💜🧡
Hi, apa kabar? Jam berapa di sana saat kamu membaca tulisan ini? Di sini 00.08 WITA saat aku mulai menulis, sambil ditemani playlist TEMPEST. Kalian tahu mereka? (Cari sendiri di google). Aku gabut dan gabisa tidur, jadi aku memutuskan untuk nulis. Kali ini bukan tentang cowo kipopku atau cowo fiksiku (walaupun nanti gak sengaja muncul, haha).
Tema tulisanku kali ini adalah 'about me, so show me! I'll show you'. Aku mau sedikit cerita tentang diriku (sesuai judul lagu di playlist yang sedang terputar, 'just a little bit' dan lanjut 'fine me').
Kalau kamu gak cukup gabut untuk membaca ini, SKIP aja SKIP🤣 Tulisan ini hanya untuk orang-orang gabut yang mau membaca tentang secuil perjalanan hidup manusia gajelas ini.
Sebelum lanjut ke main topic...
Meskipun masih tengah malam, tapi sudah ganti tanggal dan ganti hari. So, I wanna say something for someone in this special day, uhuy.
19.01.2023
Januari yang ke-25 untuk HANBIN (19 Januari 1998). Yaampun, aku masih aja kaget kalau melihat kenyataan dia 98 liner😭 Soalnya dia tuh kayak anak kelahiran 2003 ke atas. Haha, tapi faktanya Hanbin 2 tahun lebih tua dari aku. Hari ini ulangtahun salah satu sunshine-nya I-LAND. Aku gak mau nulis banyak tentang dia di tulisan kali ini mengingat tema awal. Cuma mau bilang...
Aku akan selalu mendoakan yang terbaik buat kamu, meskipun aku gabisa ngikutin kamu seintens aku ngikutin anak-anak Enha. Aku bahagia kamu bisa debut dan ketemu member TEMPEST yang lain. Akhirnya unit non-Korea I-LAND debut semua meskipun di group yang berbeda. Ni-Ki (Jepang) di Enhypen, Hanbin (Vietnam) di Tempest, dan Nicholas (Taiwan) di &Team. Selamat buat kalian bertiga.
Hanbinku, stay healthy and stay happy, sayang. Aku tahu kamu bisa menjadi matahari untuk Tempest, tetap menjadi cerah seperti dulu saat kamu masih di I-LAND. Tapi ingat, jangan terlalu memaksakan diri.
Hanbinku, eat regularly and get enough rest. Semua akan berjalan lancar kalau kamu tetap sehat, bukan?
Semoga panjang umur, good luck untuk karir dan apapun yang kamu suka. Oh ya, congratulation juga untuk Tempest as a #1 rank in Seoul Music Award for rookie category.
I love you like before♡
Selamat ulangtahun, Hanbinku❤️
Ini seperti pas udah debut, ya. Udh di agensi baru. Duh, yaampun makin manis aja. Uhuuk, meleyot.
•••
Oke, sampai di sini saja!
Eh, nggak dong, belum juga mulai😌
Maksudku, sampai di situ saja untuk ucapannya. Mari kita lanjutkan ke inti pembahasan ini. Mungkin akan sedikit panjang, atau panjang banget. Semoga gak bosan bacanya:"
Hi, aku akan menyapa lagi...
Untuk memulai semua ini, aku mau perkenalan dulu, sesuai kata pepatah, "tak kenal maka kenalan" (pepatahnya dimodif dikit).
Aku, memiliki nama lengkap Ida Royani. Kalian bebas mau manggil siapa, Ida/Aida/Ai, beberapa temanku juga manggil Roya, bahkan Roy (ini si kerjaan anak-anak cowo), atau mau manggil ayangnya Yoongi, pacarnya Heeseung, kesayangan Jun, juga boleh banget loh (sumpah gapapa). Manusia kelahiran 1 Maret 2000. Wah, tidak terasa sebentar lagi akan menginjak usia 23 tahun. Tapi, usia hanyalah angka. Masih merasa bocil, haha.
Aku suka baca dan nulis, aku suka langit, aku suka kopi, aku suka gambar, aku suka warna biru terus baru-baru ini suka ungu juga cream, aku suka dengerin musik, aku suka nonton anime, aku suka nonton action movie, aku suka random talk secara virtual atau ketemu langsung, aku suka buku, aku suka coklat dan es krim, terus apa, ya? Wah itu saja sudah banyak. Ya, aku suka banyak hal.
Mmm TMI, MBTI-KU ENFP (baru tadi subuh nyoba test lagi, dan memang tetap ENFP sejak dulu).
Cek lengkapnya di postingan terbaru aku, cuss!
https://www.instagram.com/p/Cnkdm6xSkUR/?igshid=Yzg5MTU1MDY=
LETCHUGOOO~
2000-2005
Tidak banyak yang bisa dibicarakan pada tahun ini, 'coz Ai masih bayi menuju kanak-kanak. Tidak banyak yang bisa diingat.
2005-2006
Selama satu tahun aku belajar di Taman Kanak-kanak di dekat rumah. Waktu itu, sekolah TK kami ada di area kantor desa, dan kantor desa dekat dari rumah. Berjarak 7 rumah dan menyebrang jalan. Masa-masa ini juga tidak banyak yang bisa diceritakan. Aku hanya ingat momen pas baris-berbaris di depan kelas sebelum masuk, puzzle kayu dengan gambar gajah, kapur warna-warni saat diceritakan dongeng, (most popular dongeng pas aku masih kecil, "Tegodek-godek kance Tetontel-tontel" atau cerita Monyet dan Kura-kura yang menanam pohon pisang), aku yang pernah berantem dengan teman kelas (sampai sekarang jadi sahabat) karena rebutan ayunan, hari perpisahan, main lempar bola saat jam olahraga, dan momen lainnya yang memang menyenangkan untuk anak seusia kami.
2006-2012
Sudah masuk SD nih. Kalau masa-masa ini lumayan banyak yang bisa diceritakan. Mari kita lihat satu per satu.
💎 Aku punya sahabat namanya Marina, selalu duduk sebangku sama dia. Teman dan sahabat pertama yang aku punya. Tapi sekarang dia sudah menikah dan sudah punya anak cantik (sekarang aku udah jadi aunty). Aku aja yang sampai saat ini masih bucin cowo yang tidak bisa digapai, Suga misalnya😌 Persahabatan kami awet, dari sebelum masuk TK sampai sekarang. Ya, meskipun komunikasi dan interaksi kami gak seperti dulu lagi. Kami terpisah SMP dan SMA dan tentu saja jarak, karena aku harus mondok dan setelah itu kuliah. Dia sekolah di dekat rumah dan selepas SMA harus kerja. Dulu, setiap aku pulang mondok, dia akan ke rumah atau aku ke rumah dia untuk main atau sekadar cerita bahkan ngomongin hal-hal random. I'm grateful to have her in my life. Thank you for being my best friend ever.
💎 Aku dulu punya geng Cherrybelle, biasku Angel (ngaku kalian pasti punya juga geng sejenis)🤣 Zaman SD dulu sedang marak-maraknya Boyband dan Girlband Indonesia. Dan aku mulfand (multi fandom, istilah yang aku tahu setelah suka K-Pop). Selain Cherrybelle, aku dulu suka SM*SH, Coboy Junior, Blink, dan paling suka nungguin mereka di INBOX. Wah, memorable banget, ya. Ternyata dari kecil sudah suka musik meskipun sampai sekarang nggak ngerti tentang musik, haha. Pernah dance lagu Blink juga (tapi masih seputar di rumah teman kalau sedang kumpul, tidak untuk umum, haha). Layaknya sebuah geng, kami selalu main bareng, janjian outfit pas pergi les, ke kantin bareng, dan banyak hal. Tapi membernya bukan 9 seperti Cherrybelle, ber 8 (kalau tidak salah ingat, wkwk. Lupa juga siapa aja karena lama banget). Oke cukup.
💎 Aku dari dulu suka ngajar. Ternyata, bibit-bibit pendidik sudah tertanam sejak dulu. Teman-teman yang merasa kesulitan, apalagi pelajaran Matematika, akan bertanya dan meminta diajarkan. Aku dengan senang hati melakukan itu semua. Kebiasaan ini masih aku terapkan sampai aku MTs. dan Aliyah, sampai aku memutuskan mengambil jurusan pendidikan ketika melanjutkan ke bangku perkuliahan.
💎 Aku pernah dimarah guru sampai nangis sesenggukan karena tidak mau bertugas sebagai pembaca UUD 1945 saat upacara. Aku biasanya ngambil bagian di pengerek bendera. Dulu, aku cuma berani tampil yang berkelompok. Tidak pernah PD untuk hal-hal yang harus sendiri. Tapi nyatanya aku pernah menjadi pemimpin upacara, dirigen, paduan suara, MC, pembaca UUD 1945 (akhirnya mencoba setelah dimarah habis-habisan, haha). Meskipun tugas-tugas itu cuma sekali, tapi setidaknya pernah merasakan. Kalau pengerek bendera jangan ditanya, kalau bisa bosan, mungkin orang lain akan bosan melihatku😌 Tapi, aku dulu sering terlambat ke sekolah meskipun jadi petugas upacara, sampai harus dihukum keliling lapangan. Dulu, pergi sekolah jalan kaki. Oya, ingat banget moment setelah indisen UUD 1945 itu. Aku masih nangis sampai pulang sekolah. Kami (aku dan paman-pamanku) pulang lewat sungai. Ya, nyebrang sungai supaya jarak tempuh lebih dekat dan harus melewati arus karena tidak ada jembatan waktu itu. Aku ingat pamanku bilang gini di sungai itu, "ayo selesaikan dulu tangisannya di sini, jangan bawa air mata ke rumah, ntar dimarahin bapak". Dan ya, aku puasin nangis di sana (ditungguin sampai selesai) baru berangkat pulang.
💎 Aku pernah dipukul menggunakan penggaris kayu panjang (ingat kan penggaris legend itu?) Satu pukulan berhasil mendarat di telapak tanganku karena aku tidak hafal tangga konversi, haha. Guru matematika kami pas kelas 5 sangat bengis (baca: galak).
💎 Aku beberapa kali pernah ikut lomba baik akademik maupun non-akademik. Pernah ikut lomba IPA dan Matematika (utusan sekolah) meskipun gak pernah juara, haha. Lomba gerak jalan cepat (waktu itu jadi pemimpin), tapi gak juara juga. Jangan-jangan emang cuma dapat hikmahnya aja🤣 Pernah ikut cerdas cermat tingkat Desa dan di TPQ (kalau ini pernah juara 1, 2, 3, harapan, gak juara juga pernah, karena sering ikut lomba CC). Pokoknya aku ikut lomba yang beregu atau yang di belakang layar aja. Pidato? Sangat anti. Aku paling menghindari lomba ini. Sudah kubilang aku tidak berani tampil sendiri. I'm not a solo fighter.
💎 Aku masuk TPQ saat kelas 2 SD. Mulai belajar ngaji di usia 7 tahun. Dan jarak rumah ke tempat ngaji lumayan jauh, tetap jalan kaki. Dulu mah gak kerasa jauhnya. Kalau sekarang diminta jalan ke sana mah malas. Pakai motor aja👍 Dulu, aku paling suka kalau pulang ngaji terus hujan. Buku dan peralatan ngaji ditinggal di TPQ dan pulang main hujan-hujanan bareng teman-teman. Dan pulang nggak kena marah emak. Itu tuh udah bahagia banget. Sesimpel itu bahagia kita ketika kecil.
💎 Kalau tentang pertemanan, aku memang sejak kecil mudah bergaul dengan siapa saja. Main sama cewek ataupun cowok gas aja. Karena aku tumbuh besar bersama ketiga pamanku (saudara bapak), dan sepupu-sepupu cowok, jadi interaksi sama anak-anak cowok terasa sama saja dengan cewek. Mungkin karena faktor itu juga sedikit ada jiwa bar-bar sampai sekarang, haha. Aku pernah merasakan semua permainan anak 2000-an. Main petak umpat, kelereng, lompat tali, gambar, sepedaan, rumah-rumahan dari tanah, gasing, dan banyak lagi. Main nikah-nikahan? Pernah! Cuma gak pernah jadi pengantin, tamu undangan aja, jadi maaf diriku masih single sejak dulu sampai sekarang😎 Hal-hal yang biasa dilakukan cowok seperti mancing (ikan atau belut), manjat pohon, balap sepeda, main bola, main layangan, semua pernah kulakukan. Sering main ke sungai tapi can't swim sampai sekarang. Pernah gak berani pulang karena habis mandi di sungai, nunggu rambut kering supaya nggak ketahuan tapi tetap ketahuan juga. Pernah hampir tenggelam karena ngejar sendal yang hanyut, pernah tenggelam pas liburan bareng temen SD bareng guru juga kok. Capeeekkk. Bisa dibilang zaman SD dulu kerajaanku ngebolang terus. Main ke sawah, jalanan, kebun bambu, sungai, lapangan, ngejar layangan putus, semua pernah kucoba. Sampai lomba loncat sungai juga pernah🤣 Kek, nggak mikir bakal jatuh. Kalau cedera mah sering, namanya juga main ke sana ke mari. Pokoknya masa kecilku seseru itu.
💎 Oh, ya. Pas aku kelas 2 SD, itu saat aku mulai kehilangan untuk pertama kalinya. Salah satu pamanku yang sering nemenin main (bukan 3 saudara bapak), meninggal dunia. Saat itu, dia kelas 5 SD. Meninggal karena penyakit jantung. Aku lupa detail wajahnya seperti apa. Yang aku ingat, dia putih dan tampan. Kalau dia masih hidup berarti usia dia sekarang 26 tahun. Mungkin sudah menikah. Aku sangat menyayangi dia, sampai saat terakhir aku melihat jenazahnya, aku ingat aku menangis dengan sesak. Ah, Al-fatihah untuk pamanku tercinta.
***
Wah, cerita zaman SD aja sudah sepanjang ini. Padahal masih banyak hal yang bisa diceritakan, tapi ini versi dipersingkat karena tidak cukup ruang. Kapan-kapan kita cerita lagi tentang seasyik apa masa kecilku.
2012-2018
Zaman MTs. (2012-2015) dan MA (2015-2018). Enam tahun yang berharga. Selepas lulus Sekolah Dasar, aku memilih melanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren di kota Praya. Ayahku juga dulu sekolah di sini ketika MTs. dan SMP (double degree), tapi tidak lanjut MA karena tidak ada biaya. Ayahku juga dulu nyantri di sini, Pondok Pesantren Darul Muhajirin Praya. Bukan karena keinginan Ayah, aku memilih mondok karena memang keputusan sendiri. Baik Ayah maupun Ibuku, mereka mendukung apapun pilihanku, karena aku sendiri yang akan menjalani semuanya. Ya, dan ketika masuk pondok aku mulai memakai hijab. Aku masih ingat jilbab pertama yang aku punya berwarna pink. Karena selain biru, aku paling suka merah muda.
Enam tahun belajar di pondok, dengan suka duka yang luar biasa. Semua serba pertama. Pertama kali tinggal jauh dari orang tua, semua serba sendiri. Masak sendiri untuk pertama kalinya (pondokku tidak dimasakkan seperti pondok pada umumnya), bayangin anak sekecil itu harus masak sendiri, sementara di rumah tidak pernah menyentuh dapur. Pernah seduh mie sama masak air aja😌 Tapi, semuanya kupelajari di pondok, ilmu yang aku dapatkan dengan mencoba langsung. Tahun pertama masih kesulitan, tapi selanjutnya mulai terbiasa. Pernah masak nasi sampai setengah ke bawah gosong, setengah ke atas lembek berair. Pengalaman banget itu😭🤣
Enam tahun belajar di pondok, dengan berbagai kisah dan warna yang menarik untuk diceritakan lagi, indah untuk dikenang. Tahun pertama, ingat sekali ketika pertama diantar ke pondok. Saat banyak teman-temanku menangis karena akan ditinggalkan, aku berusaha sok tegar, berusaha stay cool dan tidak menangis hanya karena tidak mau melihat Ibu dan Nenekku nangis. Karena waktu itu aku mikir, ini keputusanku sendiri untuk belajar jauh dari rumah, masak iya harus nangis. Wow, ternyata memang sudah belajar pura-pura kuat sejak dulu. Tapi, nyatanya pas malam justru nangis sembunyi-sembunyi, huhu. Si lemah yang sok kuat.
Enam tahun belajar di pondok, aku pernah menemui berbagai macam karakter manusia karena harus hidup dengan banyak orang. Mulai dari manusia yang baik pakai banget, baik aja, ngeselin, ngeselin banget, baperan, gengsian, egois, mandiri, dewasa, dan lain sebagainya. Banyak hal yang bisa dipelajari dari mereka. Aku mulai belajar bagaimana memahami orang lain sejak saat itu.
Enam tahun belajar di pondok, aku mulai sering nulis diary setiap ada momen yang memicu. Eh nggak deh, kayaknya mulai suka nyoret-nyoret sejak SD. Cuma ya, mulai aktif buat diary pas sudah di pondok, karena banyak hal yang bisa diceritakan. Tapi, karena aku selalu takut tulisan itu akan dibaca, setelah penuh aku akan bakar bukunya. Aku tipe orang yang tidak bisa berbagi perasaan dan bercerita dengan orang lain, sejak dulu, sejak aku mulai menulis diary, sampai sekarang. Aku lebih mengambil peran sebagai pendengar, sejak dulu sampai sekarang pun masih sama.
Enam tahun belajar di pondok, tanpa HP, tanpa alat elektronik. Nonton TV dan main HP (itupun minjam HP bapak) hanya ketika libur semester, saat pulang. Jadi masa-masa itu memang sangat jauh dari dunia luar. Menjalani kehidupan pondok seperti pada umumnya dan menikmati waktu bersama teman-teman. Duh, kangen masa-masa gak main HP. Sekarang sungguh sudah terlalu kecanduan HP.
Oke napas dulu, ya! Ceritanya masih panjang.
Nih aku kasih selingan👀
Masa MTs.
🌟 Ini pertama kalinya ada cowok yang menyatakan perasaannya kepadaku. Tebak bagaimana reaksiku? Oh Tuhan, jangankan menerima pernyataan, menerima telpon saja aku tidak berani. Jalan sendiri pergi beli kitab ke toko dekat gerbang sekolah saja aku tidak berani. Walaupun dulu ketika SD sering main sama cowo, tapi ketika masuk MTs. mulai berkamuflase menjadi manusia pemalu (sedikit).
🌟 Ini pertama kalinya aku dimarahi guru karena merayakan ulangtahun teman dengan air dan taburan bedak bayi di depan gerbang sekolah. Tahu kan tradisi zaman dulu kalau ulangtahun? Yups, saling siram bahkan saling lempar dengan telur. Kalau dipikir-pikir ini mubazir banget yak. Ingat banget hari itu Sabtu, 7 Februari 2015. Dan karena aku takut dihukum, Seninnya aku tidak masuk sekolah (Haha, pengecut). Aku sakit. Entah sakit karena takut atau memang penyakit bulanan. Ya, aku penyakitan sejak kecil. Hampir setiap bulan aku izin pulang karena sakit. Sejak peristiwa itu aku benci angka 7, aku benci Februari, aku benci ulangtahun. Tapi, sekarang, perlahan aku sudah berdamai dengan saat-saat itu. And, yeah, life goes on.
🌟 Ini pertama kalinya aku mengagumi seseorang (sepertinya, ini menjadi rahasia umum untuk siapa objek yang aku maksud). Banyak hal yang aku suka dari dia, mulai dari kecerdasannya, attitude-nya, sikap, dan hal-hal yang aku tahu dari cerita teman-temanku. Aku sungguh sangat malu jika harus bertanya. Jadi, aku hanya akan mendengarkan dengan baik jika ada yang membicarakan tentang dia. Ajaibnya, tanpa harus bertanya, dia selalu menjadi topik pembicaraan teman-temanku. Yah, dia memang siswa yang populer. Eits, perlu diketahui, MTs. Putra dan MTs. Putri pisah loh ya. Jadi, aku cuma pernah melihat dia dari jauh. Ingat banget waktu itu, pertama kali aku melihat dia berjalan pulang ke pondoknya. Entah sehabis darimana. Aku yang saat itu punya jadwal bersih-bersih sore, selepas nyapu halaman dekat musholla, aku duduk-duduk di trotoar dekat musholla untuk istirahat. Dan jeng jeng jeng, dia lewat dong. Aku tahu itu dia karena temanku yang memberitahu. Oke cukup tentang dia, kalau kalian penasaran lanjutan kisahnya, nanti lewat pribadi aja, haha.
🌟 Ini pertama kalinya aku mulai berani berbicara di depan kelas. Mulai berani maju presentasi dan maju di depan teman-teman, meskipun tidak sering. Ingat banget tugas pertama presentasi kelompok saat aku benar-benar berani maju mengajukan diri saat kelas VIII. Saat kelas VII, aku akan maju ketika diminta saja. Berawal dari itu, aku mulai belajar sedikit demi sedikit untuk menunjukkan diri.
🌟 Ini pertama kalinya aku mulai ikut organisasi. Waktu zamanku, organisasi yang ada hanya Pramuka dan OSIM saja. Itupun, angkatan kami adalah angkatan pertama ada organisasi. Dan aku ikut dua-duanya. Pernah menjabat sebagai ketua OSIM (bisa dikatakan ketua pertama, ketika kelas IX). Di Pramuka juga aku anggota aktif. Pernah menjadi ketua regu di lomba LKBB tongkat, dan yipii, reguku pulang membawa piala juara 2.
🌟 Ini pertama kalinya aku suka membaca. Pertama kalinya menyelesaikan sebuah novel. Aku ingat novel itu judulnya 'Falcon Queen and The Black Mirror', novel setebal 300+ halaman, novel magic fantasi, yang aku selesaikan dalam waktu satu pekan. Setelah itu aku mulai sering main ke perpustakaan, entah untuk sekadar menemani teman, membaca di sana, atau meminjam buku. Kami pergi ke perpustakaan daerah yang kebetulan dekat dengan Pondok (bisa ditempuh dengan jalan kaki).
🌟 Aku masih beberapa kali ikut lomba. Pernah juara 2 lomba kaligrafi tingkat sekolah. Ini antara MTs. Putra dan MTs. Putri. Pernah lomba kaligrafi ke sekolah tetangga juga meskipun gak menang. Waktu itu dikirim sebagai perwakilan MTs. Putri dan ada satu dari MTs. Putra, aku tahu dia kakak kelas (juara 1 saat aku lomba tingkat sekolah).
Masa MA
🌟 Masa ini sudah mulai pembiasaan dan perulangan hal-hal yang aku lakukan ketika MTs. Aku seperti biasa ikut organisasi (bukan untuk pertama kalinya lagi). Aku ikut OSIM, Pramuka, PMR, Marawis, English Community, Arabic Language, dan semua ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Kecuali satu, sanggar kaligrafi. Kenapa? Karena jadwal yang bentrok dengan PMR. Dan waktu itu aku memilih ikut PMR. Aku sudah bukan lagi anak pemalu. Jiwa ekstrovert-ku benar-benar keluar di sini.
🌟 Pertama kali jatuh cinta, ceileeeeh. Pembahasan ini akan sangat panjang kalau diceritakan semuanya. Singkatnya, aku menyukai seseorang tetapi tidak pernah berani mengakui itu. Cinta diam-diam lebih tepatnya. He's my first love. Udah sampai itu aja😌
🌟 Pertama kali punya sosmed (Facebook), itupun dibuatkan teman dengan insiden. Nanti kita cerita tentang ini di lain waktu. Insiden yang tidak mengenakkan sampai aku harus saling diam dengan temanku selama beberapa hari.
🌟 Pertama kali bermasalah dengan satu kelas selama hampir setahun. Insiden kelas XI. Ini bukan tentang masalah individu, tapi memang sekelas yang bermasalah. Pernah gempar pada masanya. Teman seangkatanku yang sama-sama tinggal di pondok mungkin masih ingat karena kami lumayan sering membahas ini.
🌟 Mulai menunjukkan jati diri menjadi pendengar untuk teman-teman ataupun adik kelasku. Seperti yang aku bilang sebelumnya, aku lebih suka mendengarkan daripada bercerita. Ada beberapa nama (yang tidak bisa aku sebutkan di sini) yang memang rutin membagikan kisah hidupnya. Mulai dari masalah keluarga, pendidikan, pertemanan, bahkan percintaan (padahal aku sendiri jomblo, haha). Kalau kalian mau cerita anonim, bisa cek link.tree di IG-ku, kalian akan menemukan 'Diary Life: Tell Me Your Story', bisa cerita di sana jika masih malu secara langsung.
🌟 Masih sering diajakin lomba kesana-kemari, lintas sekolah. Pernah ke Universitas Mataram, UIN Mataram, IKIP (sudah berubah nama menjadi UNDIKMA), semua itu karena lomba Pramuka. Pertama kali ikut MTQ juga pas zaman Aliyah, waktu itu di cabang Fahmil Qur'an (Cerdas Cermat). Kelas XI berarti tahun 2017.
🌟 Pertama kali menjadi utusan sekolah (selaku perwakilan OSIM) untuk pertemuan OSIS se-Lombok Tengah. Dan ketika gathering itu, aku diberikan kelompok yang semuanya cowok😭 Harus berani diskusi meksipun dengan 5 anggota, 4 cowok dan aku sendiri cewek. TBL, takut banget loh. Aku masih ingat pembahasan diskusi waktu itu adalah mind mapping. Aku ingat dua orang anggota kelompokku, satu ketua OSIS SMAN 1 Praya, satu lagi ketua OSIM YANMU, dua orang lagi aku lupa, huhu mianhae.
🌟 Pertama kali mencoba melukis, buat karya kaligrafi kaca, kaligrafi sablon, kaligrafi timbul, kaligrafi kayu, dan banyak hal lainnya tentang berkarya. Lukisan pertamaku di sterofom adalah pemandangan langit malam.
🌟 Pertama kali pergi kemah ke tempat yang jauh, waktu TAKSI GT-IV di kampus II UIN Mataram. Lomba Pramuka se-Bali Nusra. Kemah selama 5 hari 4 malam. Lomba yang buat kulit hitamku semakin gelap😌
***
Zamanku MTs. dan MA maupun mondok tidak kalah serunya dengan zaman SD. Banyak hal yang sudah aku coba. Banyak hal yang sudah aku lalui. Banyak hal yang sudah aku pelajari. Dan detik ini, aku bersyukur (lagi) pernah melakukan banyak hal di masa lalu. Aku tidak pernah menyesal dengan hal-hal yang aku jalani dulu. Pun, jika ada sedikit penyesalan, aku sudah sepenuhnya berdamai. Aku tahu, tidak semuanya berjalan dengan mulus. Banyak hal yang tidak berjalan sesuai keinginan, tapi aku berterima kasih kepada diriku bisa melalui semua itu.
Woylah ternyata capek juga nulis dalam satu waktu. Sekarang pukul 03.25 WITA. Mau istirahat dulu. Ntar lanjut lagi. Playlist saat ini masih bersama TEMPEST di 'Young & Wild' song.
Lain waktu kita review lagu di playlist-ku, ya. Keknya bagus untuk challenge menulis. Nih playlist-ku.
Meskipun aku ARMY dan ENGENE, aku juga banyak mendengarkan lagu-lagu dari HYBE FAMILY. Di luar itu, ada Treasure dan Tempest.
***
Aku kembali di 04.08, wah sudah 4 jam pas setelah mulai menulis ini. Potong harga istirahat. Mau lanjut ngetik tapi tangan dan jari-jari masih pegal. Lanjut besok saja. FYI, aku pakai waktu istirahat untuk tes MBTI. Terakhir tes kayaknya hampir setengah tahun yang lalu. Mau lanjut istirahat sebentar. Nanti kita lanjut lagi.
Iklan lagi, ges👀
2018-2023
Welcome to campus life!
Berhubung tulisan ini sudah terlalu panjang, jadi nanti kita sambung di chapter 2. Perjalanan selama 18 tahun lumayan juga, ya. Bye!










Posting Komentar